Pemanfaatan kulit manggis dalam pembuatan es krim dengan variasi konsentrasi gum xanthan

Rahmatun Rahmatun, Usman Pato, Evy Rossi

Abstract


Es krim merupakan salah satu makanan semi padat berbahan dasar susu yang sangat digemari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi gum xanthan terbaik sebagai bahan penstabil pada pembuatan es krim kulit manggis. Pembuatan es krim untuk menghasilkan warna yang menarik dan mengandung khasiat digunakan kulit buah manggis. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial dengan enam perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah penambahan konsentrasi gum xanthan yaitu P0 (0%), P1 (0,1%), P2 (0,2%), P3 (0,3%), P4 (0,4%), dan P5 (0,5%). Hasil penelitian dianalisis secara statistik menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Jika F hitung lebih besar dari F tabel, maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gum xanthan berpengaruh nyata (P<0,05%) terhadap total padatan, waktu titik leleh, overrun, viskositas, dan uji hedonik yang meliputi rasa, kelembutan dan keseluruhan. Namun perlakuan konsentrasi xanthan gum berpengaruh tidak nyata (P<0,05) terhadap uji hedonik yaitu warna dan rasa. Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah penambahan xanthan gum (P5) 0,5% pada pembuatan es krim kulit manggis. Es krim kulit manggis mempunyai total padatan 39,80%, waktu leleh 15,08 menit, overrun 26,73%, viskositas 13.487,76 cP, dan skor hedonik panelis baik

 

Keywords


Gum xanthan; sari kulit manggis; es krim

References


Aliyah, R. 2010. Pembuatan Es Krim Sari Wortel Terhadap Kadar Betakaroten dan Sifat Inderawi. Skripsi. Universitas Negeri Semarang. Semarang.

Arbuckle, W. 2000. Ice Cream Third Edition.

InAvi Publishing Company. Inc West Port.

Darma. G. S. D. Puspitasari, E. Noerhartati, 2013. Pembuatan es krim jagung manis kajian jenis zat penstabil, konsentrasi non dairy cream serta aspek kelayakan finansial. Media Teknologi dan Manajemen

Agroindustri. 1(1):46-53.

Goff, H. D. dan R.W. Hartel. 2013. Ice Cream. Springer Science Business Media. New York.

Khairina, A., B. Dwiloka, dan S. Susanti. 2018. Aktivitas antioksidan, sifat fisik, dan sensori es krim dengan penambahan sari apel. Jurnal Teknologi Pertanian. 19(1): 59-68.

Marshall, R. T. dan W.S Arbuckle. 2000. Ice Cream. 5th Edition. Aspen Publisher. New York.

Marshall, R. T., H. D. Goff, dan R. W. Hartel. 2002. Ice Cream: Sixth Edition. Springer Science+Business Media. New York.

Mulyani, D. R., E. N. Dewi, dan R. A. Kurniasih. 2017. Karakteristik es krim dengan penambahan alginat sebagai penstabil. Jurnal Pengetahuan dan Bioteknologi Hasil Pertanian. 6(3): 43.

Nugroho, Y. A., dan J. Kusnadi. 2015. Aplikasi kulit manggis (Garcinia mangostana L.) sebagai sumber antioksidan pada es krim. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 3(4): 1263–1271.

Oksilia, M. I. Syafitri, dan E. Lidiasari. 2012. Karakteristik es krim hasil modifikasi dengan formulasi bubur timun suri (Cucumis melo L.) dan sari kedelai. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan. 23(1): 17-22.

Permana. 2010. Kulit buah manggis dapat menjadi minuman instan kaya antioksidan. Jurnal Pertanian. 2(32): 5–7.

Phillips, G. O, dan A. W. Peter. 2000. Handbook of Hydrocolloids. Elsevier Inc. Jakarta.

Setyaningsih, D., A. Apriyantono, dan M. P. Sari. 2010. Analisis Sensori untuk Industri Pangan dan Agro. IPB Press: Bogor.

SNI 01-3713-1995. Http://sisni.bsn.go.id/index. php/sni/Sni/download/1432. Diakses tanggal 5 Desember 2023.

Sworn, G. 2009. Xanthan gum. In Handbook of Hydrocolloids: Second Edition. Woodhead Publishing. United Kingdom.




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/sagu.22.2.p.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Sagu

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Sagu telah diindeks oleh: